Skip to main content

Aku Kembali

Assalamualaikum!
Lama aku nggak nulis. Kuakui menulis mungkin masih terasa memberatkan bagiku.
Jadi ya...

Terbengkalai. 

Tapi demi membunuh waktuku, demi menunggu kopi yang being roasted (aku memainkan game I Love Coffee), dan dalam rangka debut BLACKPINK (?) akhirnya aku memberanikan diri untuk menulis lagi (?) 

Jadi.

Aku sudah kuliah semester 4 di Politeknik Keuangan Negara STAN yang ketika aku masuk, namanya masih Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Aku tak terlalu mempermasalahkan namanya, karena yang terpenting adalah aku masih bisa sekolah di sana dengan gratis

Awalnya memang terdengar aneh. Pe-Ka-eN STAN banget? Tapi ya sudahlah. Asalkan aku masih bisa sekolah di sana dengan gratis. Sungguh maaf aku mengulang kalimat ini lagi. Aku melakukannya semata-mata karena untuk menegaskan bahwa aku memang tak mempermasalahkannya. 

Aku bersyukur karena dengan kuliah di sini, aku dapat meminimalisir orang tuaku mengeluarkan uang. Sebelumnya, aku sudah kuliah di salah satu universitas negeri, walapun baru beberapa hari. 

Beberapa hari? 
Iya beberapa hari. 

Seharusnya mungkin hitungan minggu. Tapi? Aku membolos ospek universitas, fakultas, dan jurusan demi mempersiapkan USM STAN 2014 tahap 2. Tadinya aku tak berniat begitu. Sungguh. Tapi Bapakku bilang kalo bolos saja. Ya sudah. Bolos.
Kami membuat surat dengan tebusan rektor, fakultas, dan jurusan. Dan tentunya, Bapakku yang menyerahkan suratnya. 

Taulah kalo justru calon mahasiswanya yang menyerahkan suratnya. Bisa langsung dibakar hidup-hidup. Oke aku berlebihan. Tapi ya kurang lebih perasaan mahasiswanya SEPERTI itu. 

Bersambung dulu ya. 
Aku mau mengecek apakah Park Bong Pal ku sudah berhasil mengalahkan Prof Joo yang horror serta tak lupa pula aku melihat I Love Coffee ku, apakah semua kopi sudah terjual apakah classic panini sudah matang. 

Wassalamualaikum! 

Comments

Post a Comment

Write Your Comment Here

Popular posts from this blog

Matematika?

Matematika itu BUKAN mengenai seberapa cepat kau menghitung. Tapi, matematika itu seberapa kau pandai melogikanya. Aku berbicara seperti ini layaknya aku adalah seorang pakar matematika yang selalu bisa menjawab ketika diberikan soal. Padahal? HAHA Ya, jika kau berpikir bahwa orang yang pintar Matematika itu PASTI cepat dalam berhitung, ya itu kurang tepat. Matematika itu seberapa cepatnya kau berpikir untuk suatu solusi, memikirkan suatu ide untuk memecahkan masalah, dan seberapa lihai dalam aspek “kekreatifan”. Tapi, pada dasarnya semua orang pasti bisa Matematika. 

Mau Cerita

Harus bagaimana, yakan?  Di kala kamu nggak pengen mem-PHP orang.  Namun Di kala itu juga kamu nggak pengen menyakiti hati orang.  Assalamualaikum.  Lagi apa?  Sini aku anterin.  Ya udah aku jadi ojekmu aja.  Boleh nggak aku suka kamu?  Kamu manis Kamu cantik dan sebagainya.  Ya. Mau nggak mau kan fren . Kita read aja kan? Daripada ntar kalo dibales jadi berkelanjutan dan menumbuhkan bibit pengharapan berlebih?  Aku tahu bahwa berada pada posisi di PHP kan nggak ada enaknya. Rasanya itu kayak.  Kamu ada di kolam yang isinya ikan hiu selusin dan yang cuma bisa kamu lakuin adalah: berdoa penuh harap (?) Jadi fren, aku sempet juga tanya ke beberapa orang. Soalnya aku juga ngerasa, "Aku terlalu murahan kah? Sampe-sampe mereka melakukan ini padaku?" Dan kata mereka:  Karena aku terlalu supel.  Salah lagi kan fren ?  Harus bagaimana, yakan?  Ketika aku berus...