Dan ketika kau merasa semuanya tak perlu dianggap rumit. Berpikir
semuanya merupakan hal wajar. Membiarkannya dengan rasa ikhlas berharap
mendapat imbalan dari Sang Pencipta. Tapi suatu hari, ketika kau dalam masa
sulit dan kau mendatangi seseorang untuk meminta bantuan. Bantuan kecil. Tapi,
seseorang itu menolak. Seketika, pikiran melesat menuju kejadian masa lampau
dimana yang sebenarnya kau benar-benar menganggap hal itu sudah sepantasnya
dilakukan terkait karena kau pada dasarnya adalah makhluk sosial. Katakan saja
saling membantu. Tapi? Setelah semua itu berlalu-penolakan itu, semua kejadian
terpampang. Pernyataan yang berkecamuk adalah mengapa dia seperti itu? Dia sungguh tak tahu balas budi. Apakah itu bisa kausebut dengan IKHLAS?
PICTURE FROM families.com

Comments
Post a Comment
Write Your Comment Here