Skip to main content

KTTA 2

Lanjutan dari postingan sebelumnya, tapi duh maaf sekali baru sempat posting. BIKOS... kemageran sangat tinggi hehe. 

Jadi yah. 
PPnBM dan PTLL.
dengan dosnil Pak Taufiq Budiarto dan dosbing Pak Tatan Jaka Tresna Jaya.

Kalau dosnil dan dosbingnya Alhamdulillah sekali. Serasa ketiban durian runtuh. 
Why I said so? Yah karena sekali lagi, alhamdulullah beliau-beliau ini udah pernah mengajar Sakinaini. Dan ilmunya...........TOP BANGET. Selain itu, ramah dalam artian sebenarnya dan ramah dalam artian nilainya. Hehe. 

--- 

Bimbingan pertama, Gedung K. Menjadi visitor BPPK, PPSDM.
"Topik apa yang mau kamu angkat?"
bersama Ayunda, Icha, Rizqi, Audrey, Bhilman, Intan, dan beberapa mas-mas D3Khusus yang ternyata tadinya dari Bea Cukai. Ssssssssst. Tadinya kami semua sempat shocked dengan kebiasaan mas-mas Bea Cukai.

Di tengah keheningan yang melanda (karena sibuk dengan pemikiran sendiri), "Siap, Pak. Izin menyalakan lampu." 
Betul memang. Inisiatif, ketika matahari sudah mengantuk. Tapi, kami terkaget dan kemudian mulai terbiasa. 

Kembali ke topik. 
Jadi, yang diminta oleh Pak Tatan adalah... ... ... ... ... sesuatu yang luar biasa, bukan hanya sekedar tinjauan. "Saya inginnya kalian membuat yang bukan hanya tinjauan biasa. Buat sesuatu yang kemudian ketika saya membuat tinjauan ini, bisa bermanfaat, bisa diapakaaaan gitu." Kurang lebih seperti itu. 

TIK TOK TIK TOK. 

Alhamdulillah ter acc. 

Dokumentasi Bimbingan Pertama



Popular posts from this blog

Matematika?

Matematika itu BUKAN mengenai seberapa cepat kau menghitung. Tapi, matematika itu seberapa kau pandai melogikanya. Aku berbicara seperti ini layaknya aku adalah seorang pakar matematika yang selalu bisa menjawab ketika diberikan soal. Padahal? HAHA Ya, jika kau berpikir bahwa orang yang pintar Matematika itu PASTI cepat dalam berhitung, ya itu kurang tepat. Matematika itu seberapa cepatnya kau berpikir untuk suatu solusi, memikirkan suatu ide untuk memecahkan masalah, dan seberapa lihai dalam aspek “kekreatifan”. Tapi, pada dasarnya semua orang pasti bisa Matematika. 

Mau Cerita

Harus bagaimana, yakan?  Di kala kamu nggak pengen mem-PHP orang.  Namun Di kala itu juga kamu nggak pengen menyakiti hati orang.  Assalamualaikum.  Lagi apa?  Sini aku anterin.  Ya udah aku jadi ojekmu aja.  Boleh nggak aku suka kamu?  Kamu manis Kamu cantik dan sebagainya.  Ya. Mau nggak mau kan fren . Kita read aja kan? Daripada ntar kalo dibales jadi berkelanjutan dan menumbuhkan bibit pengharapan berlebih?  Aku tahu bahwa berada pada posisi di PHP kan nggak ada enaknya. Rasanya itu kayak.  Kamu ada di kolam yang isinya ikan hiu selusin dan yang cuma bisa kamu lakuin adalah: berdoa penuh harap (?) Jadi fren, aku sempet juga tanya ke beberapa orang. Soalnya aku juga ngerasa, "Aku terlalu murahan kah? Sampe-sampe mereka melakukan ini padaku?" Dan kata mereka:  Karena aku terlalu supel.  Salah lagi kan fren ?  Harus bagaimana, yakan?  Ketika aku berus...

Aku Kembali

Assalamualaikum! Lama aku nggak nulis. Kuakui menulis mungkin masih terasa memberatkan bagiku. Jadi ya... Terbengkalai.  Tapi demi membunuh waktuku, demi menunggu kopi yang being roasted (aku memainkan game I Love Coffee), dan dalam rangka debut BLACKPINK (?) akhirnya aku memberanikan diri untuk menulis lagi (?)  Jadi. Aku sudah kuliah semester 4 di Politeknik Keuangan Negara STAN yang ketika aku masuk, namanya masih Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Aku tak terlalu mempermasalahkan namanya, karena yang terpenting adalah aku masih bisa sekolah di sana dengan gratis .  Awalnya memang terdengar aneh. Pe-Ka-eN STAN banget?  Tapi ya sudahlah. Asalkan aku masih bisa sekolah di sana dengan gratis. Sungguh maaf aku mengulang kalimat ini lagi. Aku melakukannya semata-mata karena untuk menegaskan bahwa aku memang tak mempermasalahkannya.  Aku bersyukur karena dengan kuliah di sini, aku dapat meminimalisir orang tuaku mengeluarkan uang. Sebelum...